Beranda » Berita » Makkah Akan Menjadi Kota Terpintar Sedunia dalam Sepuluh Tahun ke Depan

Gubernur Makkah Pangeran Khalid al-Faisal

Pangeran Khalid al-Faisal: Makkah Akan Menjadi Kota Terpintar Sedunia dalam Sepuluh Tahun ke Depan

Gubernur Makkah yang sekaligus Penasehat Penjaga Dua Kota Suci dan Ketua Komite Haji Pusat, Pangeran Khalid al-Faisal mengumumkan bahwa total jamaah haji yang masuk ke Kerajaan Arab Saudi sampai Rabu kemarin mencapai 1.521.918 jiwa. Negara terbanyak pengirim jamaah haji adalah Indonesia, disusul kemudian Pakistan, lalu India, Banglades, Turki, dan Iran.

Hal ini disampaikan gubernur dalam konferensi pers di kantor pusat evakuasi di Muzdalifah. Gubernur memastikan bahwa semua fasilitas dan instansi siap melayani jamaah haji. “Saya menyampaikan terima kasih kepada Penjaga Dua Kota Suci (Khadimul Haramain), Raja Salman bin Abdul Aziz, Putra Mahkota dan Menteri Dalam Negeri serta seluruh instansi baik pemerintah maupun swasta yang memberikan perhatian penuh agar jamaah haji mudah dan nyaman dalam beribadah,” ujar gubernur.

Menurut gubernur, saat ini sudah diterbitkan 224.655 izin (tasrih) untuk jamaah haji dalam negeri. 87 kantor biro haji yang tidak jelas pasti ditindak. Sedangkan 355.453 orang ditindak karena melanggar aturan berhaji. 2.760 bus disita karena mengangkut jamaah haji tak berizin. Begitu pula 157.335 kendaraan dipaksa untuk kembali dari pintu-pintu masuk Makkah.

Menjawab pertanyaan salah satu wartawan tentang berbagai proyek pengembangan Makkah, Arafah, Mina, dan Muzdalifah, gubernur menjawab, “Penjaga Dua Kota Suci, Raja Salman bin Abdul Aziz memberikan instruksi agar dibentuk komisi Makkah, Arafah, Mina, dan Muzdalifah dengan diketuai Putra Mahkota. Ini adalah agenda pengembangan terbesar. Pertemuan pertama dari komisi ini hasilnya sangat baik. Ke depan kita akan bisa mengetahui hasilnya,” jelas gubernur. Dengan penuh optimis, gubernur menambahkan, “Makkah, Arafah, Mina, dan Muzdalifah akan menjadi kota terpintar di seluruh dunia dalam sepuluh tahun ke depan.”

Menurut gubernur, semua pihak telah mengerahkan segenap kemampuan untuk menjamin kemudahan dan kenyamanan jamaah haji. Seperti yang dijalankan oleh aparat keamanan dalam menjaga keamanan jamaah haji. Hal tersebut dilakukan semata didasarkan dari pijakan akhlak Islami dan keimanan mereka dengan risalah Islam yang mendorong akhlak dan pendidikan yang baik. http://www.alriyadh.com/1698909

Tim Redaksi Shahifah Makkah 2018

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.